Jakarta, 17 Mei 2026 – Hidayat Nur Wahid atau HNW mengapresiasi kesepakatan berbagai organisasi masyarakat Islam terkait pelaksanaan Idul Adha 2026 yang berlangsung secara serentak tahun ini. Menurutnya, kesamaan waktu perayaan hari besar keagamaan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan umat Islam dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Kesepakatan tersebut juga dinilai menunjukkan semangat kebersamaan dan dialog antarormas Islam dalam menyikapi perbedaan metode penentuan kalender Hijriah yang selama ini kadang memunculkan perbedaan waktu pelaksanaan hari raya.
Pengamat keagamaan menjelaskan bahwa penentuan Idul Adha dan hari besar Islam lainnya memang sering melibatkan perbedaan pendekatan, seperti metode rukyat dan hisab, yang digunakan oleh berbagai organisasi Islam. Meski demikian, dialog dan komunikasi yang baik antarormas dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih harmonis dalam menyikapi perbedaan tersebut. Keserentakan pelaksanaan Idul Adha tahun ini disebut menjadi simbol positif bagi kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia yang plural namun tetap menjunjung nilai persatuan.
HNW juga menilai momentum Idul Adha seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan semangat kebersamaan antarumat. Pengamat sosial keagamaan menyebut Idul Adha memiliki nilai kuat dalam mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama melalui ibadah kurban dan tradisi berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, suasana kebersamaan dalam pelaksanaan hari raya dianggap memiliki dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Di sisi lain, kesepakatan pelaksanaan Idul Adha secara serentak juga dinilai membantu masyarakat dalam mempersiapkan kegiatan ibadah dan aktivitas sosial dengan lebih teratur. Pengamat komunikasi publik menilai kesamaan jadwal hari raya dapat mengurangi kebingungan di masyarakat sekaligus memperkuat suasana persatuan di ruang publik. Selain itu, momentum hari raya bersama juga sering menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih kuat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Apresiasi Hidayat Nur Wahid terhadap kesepakatan ormas Islam mengenai Idul Adha 2026 kini menjadi perhatian positif di tengah masyarakat. Banyak pihak berharap semangat dialog dan persatuan antarormas dapat terus dijaga dalam berbagai persoalan keagamaan maupun sosial di Indonesia. Di tengah keberagaman metode dan pandangan dalam kehidupan beragama, nilai toleransi dan kebersamaan dinilai tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni masyarakat Indonesia.