Malang, 3 November 2026 – Arema FC dan PSM Makassar mengawali perjalanan mereka di kompetisi I.League Cup 2026-2027 dengan hasil meyakinkan setelah sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan fase grup, Selasa sore. Arema FC berhasil mengalahkan RANS Nusantara FC dengan skor telak 4-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Sementara itu, PSM Makassar menundukkan De Red FC dengan skor 2-0 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi kedua tim yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia untuk menghadapi persaingan turnamen. Penyerang Arema FC, Samuel Otusanya, tampil sebagai pemain paling menonjol setelah mencetak tiga gol ke gawang RANS Nusantara. Adapun dua gol kemenangan PSM Makassar disumbangkan Abdul Rahman dan penyerang asal Jepang, Kodai Tanaka. Hasil pertandingan tersebut sekaligus memperlihatkan kesiapan kedua klub dalam menghadapi kompetisi yang mempertemukan tim dari berbagai tingkatan sepak bola nasional. CNNindonesia+1
Dalam pertandingan melawan RANS Nusantara, Arema FC langsung berusaha membangun serangan untuk mengendalikan jalannya permainan. RANS yang berstatus sebagai tuan rumah sempat memberikan perlawanan melalui sejumlah upaya serangan pada awal babak pertama. Pada menit keempat, Rendi Irawan mencoba mengancam melalui umpan silang dari sisi kanan, tetapi bola berhasil diamankan penjaga gawang Arema, Adi Satryo. Singo Edan kemudian meningkatkan tekanan dengan memanfaatkan pergerakan pemain tengah dan serangan dari kedua sisi lapangan. Kesempatan mulai terbuka ketika Arema memperoleh tendangan sudut yang menciptakan kemelut di depan gawang lawan. Meski peluang tersebut belum menghasilkan gol, tekanan yang diberikan membuat barisan pertahanan RANS harus bekerja keras menjaga kedisiplinan. Arema terus berusaha memanfaatkan celah pertahanan lawan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan penyerang di area kotak penalti. Strategi tersebut akhirnya memberikan hasil ketika Samuel Otusanya berhasil memecah kebuntuan pada pertengahan babak pertama. detikcom
Gol pembuka Arema FC tercipta melalui situasi bola mati yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh lini pertahanan RANS Nusantara. Samuel Otusanya memanfaatkan bola liar di depan gawang setelah penjaga gawang Ditea Cahya tidak mampu mengamankan situasi tendangan sudut. Penyerang asal Nigeria tersebut dengan cepat menyambar bola untuk membawa Arema unggul 1-0. Keunggulan itu membuat para pemain Singo Edan semakin percaya diri dalam membangun serangan dan menekan pertahanan lawan. Menjelang akhir babak pertama, Otusanya kembali menunjukkan ketajamannya setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Salim Tuharea. Kesalahan antisipasi pemain belakang RANS memberikan kesempatan bagi Otusanya untuk menguasai bola dan kembali menaklukkan penjaga gawang. Gol keduanya memastikan Arema memasuki ruang ganti dengan keunggulan dua gol tanpa balas. RANS Nusantara yang berusaha memberikan perlawanan harus menghadapi tekanan tambahan karena tertinggal cukup jauh sebelum pertandingan memasuki babak kedua. Bola.net+1
Memasuki babak kedua, RANS Nusantara mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, upaya tersebut justru membuka ruang yang mampu dimanfaatkan para pemain Arema FC untuk melancarkan serangan balik. Pada menit ke-51, Samuel Otusanya kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil merebut bola di depan kotak penalti RANS. Ia kemudian menggiring bola melewati tekanan pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Ditea Cahya. Gol tersebut sekaligus melengkapi hattrick Otusanya dan membawa Arema unggul 3-0. Keunggulan Singo Edan semakin besar pada menit ke-66 ketika pemain pengganti Hanif Sjahbandi berhasil mencetak gol keempat melalui sundulan setelah menerima umpan Robi Darwis. RANS tetap berusaha menciptakan peluang pada sisa pertandingan, tetapi organisasi pertahanan Arema mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan 4-0 membuat Arema mengawali persaingan Grup L dengan tiga poin sekaligus selisih gol positif yang cukup besar. detikcom+1
Pada pertandingan lainnya, PSM Makassar juga memperlihatkan performa positif ketika menghadapi De Red FC di Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Tim berjuluk Juku Eja menghadapi perlawanan tuan rumah yang berusaha memanfaatkan kesempatan bermain di hadapan pendukung sendiri. De Red sempat memberikan tekanan pada awal pertandingan, tetapi PSM mampu mengembangkan permainan setelah melewati fase pembukaan yang cukup ketat. Gol pertama PSM tercipta pada menit ke-25 melalui Abdul Rahman yang berhasil memanfaatkan umpan silang Victor Luiz. Keunggulan tersebut membuat PSM lebih leluasa mengatur tempo permainan dan menjaga keseimbangan antara lini tengah dengan pertahanan. De Red mencoba merespons melalui sejumlah serangan, tetapi belum mampu menghasilkan gol penyeimbang hingga babak pertama berakhir. Setelah turun minum, PSM kembali meningkatkan tekanan dan berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-48 melalui Kodai Tanaka. Penyerang asal Jepang tersebut menuntaskan umpan Rasyid Bakri dengan penyelesaian yang mengarah ke sisi jauh gawang sehingga membawa PSM unggul 2-0. Bola.com+1
Keunggulan dua gol membuat PSM Makassar berada dalam posisi menguntungkan untuk mengendalikan jalannya pertandingan hingga menit-menit akhir. De Red FC berusaha mencari peluang untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi lini pertahanan Juku Eja tampil disiplin dalam mengantisipasi pergerakan lawan. PSM juga mampu menjaga penguasaan bola dengan cukup baik sehingga tidak memberikan banyak kesempatan kepada tuan rumah untuk membangun serangan berbahaya. Berdasarkan catatan pertandingan, PSM membukukan penguasaan bola sebesar 56 persen dan menghasilkan enam tembakan tepat sasaran. Statistik tersebut memperlihatkan efektivitas permainan PSM dalam memanfaatkan peluang sekaligus menjaga kestabilan organisasi tim. Kemenangan ini menjadi hasil penting setelah PSM sebelumnya menjalani dua pertandingan Super League tanpa kemenangan, yakni bermain imbang melawan Bhayangkara FC dan kalah dari Madura United. Tambahan tiga poin membawa PSM menempati puncak klasemen sementara Grup K I.League Cup 2026-2027. Hasil tersebut memberikan dorongan kepercayaan diri bagi skuad Juku Eja untuk menghadapi pertandingan berikutnya, termasuk persaingan dengan Persipura Jayapura yang juga berada dalam grup tersebut. Bola.net+1
Hasil positif Arema FC dan PSM Makassar pada pertandingan pembuka memperlihatkan ketatnya persaingan yang mulai terbentuk dalam I.League Cup 2026-2027. Arema FC mendapatkan keuntungan dari kemenangan besar atas RANS Nusantara karena berhasil mengamankan tiga poin sekaligus mencatatkan empat gol tanpa kebobolan. Sementara itu, PSM Makassar memperoleh modal penting melalui kemenangan tandang atas De Red FC yang memperkuat posisinya dalam persaingan Grup K. Meski demikian, kedua tim masih harus menjaga konsistensi karena perjalanan turnamen belum selesai dan lawan-lawan berikutnya berpotensi menghadirkan tantangan berbeda. Arema perlu mempertahankan produktivitas serangan yang diperlihatkan Samuel Otusanya sekaligus menjaga disiplin pertahanan agar tidak mudah kehilangan momentum. PSM juga dituntut mempertahankan efektivitas penyelesaian akhir dan keseimbangan permainan yang membantu mereka mengamankan kemenangan tanpa kebobolan. Kompetisi I.League Cup menjadi kesempatan bagi klub-klub Indonesia untuk menguji kedalaman skuad, memberikan pengalaman bertanding kepada pemain, serta membangun persaingan antartim dari kasta berbeda. Dengan hasil pembuka yang meyakinkan, Arema FC dan PSM Makassar memiliki modal positif untuk melanjutkan perjuangan memperebutkan tiket ke fase berikutnya dalam turnamen musim 2026-2027. CNNindonesia+2