Jakarta, 5 Mei 2026 – Usulan Erick Thohir terkait transformasi SEA Games mendapat sambutan positif dari para Menteri Pemuda dan Olahraga negara-negara ASEAN. Gagasan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing ajang olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara itu.
Dalam usulannya, Erick menekankan pentingnya pembenahan sistem penyelenggaraan, termasuk standar kompetisi, tata kelola, serta profesionalisme dalam pengelolaan event. Ia juga mendorong agar SEA Games lebih berorientasi pada prestasi dan pembinaan atlet jangka panjang.
Para Menpora ASEAN menilai bahwa transformasi ini diperlukan agar SEA Games dapat mengikuti perkembangan olahraga global. Selain itu, peningkatan kualitas kompetisi diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat internasional.
Gagasan tersebut juga mencakup upaya pengurangan cabang olahraga yang dinilai kurang relevan serta fokus pada cabang yang memiliki nilai kompetitif tinggi. Langkah ini bertujuan agar penyelenggaraan SEA Games menjadi lebih efisien dan terarah.
Selain itu, Erick juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan, termasuk dalam pengelolaan anggaran. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat citra SEA Games di mata dunia.
Dengan dukungan dari para Menpora ASEAN, ide transformasi ini berpotensi menjadi titik awal perubahan besar dalam sejarah SEA Games, sekaligus memperkuat posisi kawasan Asia Tenggara dalam peta olahraga global.