Jakarta, 22 Oktober 2026 – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, akhirnya mengungkap alasan tidak memasukkan Rizky Ridho dalam daftar susunan pemain ketika menghadapi Arema FC pada lanjutan Super League 2026-2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026), tersebut berakhir dengan kemenangan telak Persija 5-1. Absennya bek andalan Timnas Indonesia itu sempat menimbulkan pertanyaan karena selama ini ia menjadi salah satu pemain penting di lini pertahanan Macan Kemayoran. Shin memastikan keputusan tersebut berkaitan dengan upaya menjaga kebugaran pemain, bukan karena cedera serius. Penjelasan itu sekaligus meredakan kekhawatiran pendukung Persija mengenai kondisi sang kapten.
Rizky Ridho bukan satu-satunya pemain yang tidak masuk dalam skuad pertandingan melawan Arema FC. Bek asal Jepang, Kyohei Yoshino, juga absen karena pertimbangan kondisi fisik. Shin Tae-yong menegaskan bahwa kedua pemain tersebut sengaja diberikan waktu untuk memulihkan kebugaran agar dapat kembali tampil dalam pertandingan berikutnya. Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, Ridho dan Yoshino tidak mengalami cedera berat yang mengharuskan mereka menjalani pemulihan panjang. Keputusan tersebut menjadi bagian dari pengelolaan kondisi pemain di tengah tuntutan kompetisi yang membutuhkan kesiapan fisik secara konsisten.
Pertandingan melawan Arema FC menjadi momen pertama Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino tidak tercantum dalam daftar susunan pemain Persija sepanjang musim 2026-2027. Sebelumnya, kedua pemain tersebut selalu menjadi bagian dari skuad pertandingan Macan Kemayoran. Absennya dua pemain bertahan sekaligus membuat Shin Tae-yong harus menyesuaikan komposisi tim. Meski demikian, perubahan tersebut tidak menghalangi Persija untuk tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Kemenangan lima gol atas Arema memperlihatkan bahwa tim ibu kota masih mampu menjaga performa meskipun melakukan rotasi pemain.
Kondisi kebugaran Rizky Ridho memang telah menjadi perhatian setelah ia menjalani rangkaian pertandingan bersama klub dan Timnas Indonesia. Sebelumnya, Shin Tae-yong juga sempat menjelaskan bahwa Ridho mengalami kelelahan setelah kembali dari agenda internasional. Situasi tersebut membuat sang bek tidak dimainkan sebagai starter ketika Persija menghadapi PSIM Yogyakarta pada 10 Oktober 2026. Dalam pertandingan itu, Ridho baru masuk pada sekitar 15 menit terakhir. Pengaturan waktu bermain menjadi salah satu langkah untuk mengurangi beban fisik pemain yang harus menjalani jadwal padat. Karena itu, keputusan mengistirahatkannya saat menghadapi Arema merupakan kelanjutan dari perhatian tim pelatih terhadap kondisi sang pemain.
Selain Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino, absennya Shayne Pattynama juga menjadi perhatian dalam pertandingan tersebut. Bek kiri Timnas Indonesia itu kembali tidak masuk dalam daftar pemain Persija saat menghadapi Arema FC. Bahkan, Shayne belum sekalipun tercantum dalam skuad pertandingan Macan Kemayoran sepanjang Super League musim 2026-2027. Ketika dimintai penjelasan mengenai situasi tersebut, Shin Tae-yong memilih tidak memberikan keterangan secara terperinci. Ia hanya menyampaikan bahwa Persija memiliki banyak pemain berkualitas yang dapat mengisi susunan tim. Pernyataan itu menunjukkan bahwa keputusan pemilihan pemain tetap menjadi bagian dari pertimbangan teknis pelatih.
Dalam pertandingan menghadapi Arema FC, Shin Tae-yong mempercayakan posisi bek kiri kepada Dony Tri Pamungkas. Pemain berusia 21 tahun tersebut tampil selama 90 menit dan memberikan kontribusi penting dalam kemenangan Persija. Dony mencatatkan satu assist untuk gol ketiga Macan Kemayoran yang dicetak Stjepan Loncar. Penampilan tersebut memperlihatkan kemampuan pemain muda Persija dalam memanfaatkan kesempatan yang diberikan tim pelatih. Keberadaan sejumlah pemain yang mampu mengisi berbagai posisi juga memberikan keuntungan bagi Shin dalam melakukan rotasi. Dengan demikian, Persija memiliki pilihan untuk menjaga keseimbangan tim tanpa harus selalu bergantung pada pemain yang sama.
Kemenangan telak 5-1 atas Arema FC membawa Persija Jakarta kembali menempati puncak klasemen sementara Super League 2026-2027. Macan Kemayoran kini mengumpulkan 15 poin dan berhasil menggeser Dewa United Banten FC yang sebelumnya memimpin dengan koleksi 14 poin. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Persija untuk menjaga persaingan di papan atas kompetisi. Selain menambah tiga poin, kemenangan besar itu juga meningkatkan kepercayaan diri para pemain menjelang pertandingan berikutnya. Shin Tae-yong diharapkan dapat mempertahankan konsistensi permainan sambil terus memperhatikan kondisi fisik seluruh anggota skuad. Pengelolaan kebugaran menjadi faktor penting agar Persija tidak kehilangan pemain andalan ketika memasuki periode pertandingan yang lebih padat.
Persija Jakarta selanjutnya dijadwalkan menjamu Persik Kediri pada Senin (26/10/2026) pukul 19.00 WIB. Pertandingan tersebut kembali akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Shin Tae-yong telah memberikan sinyal bahwa Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino dapat kembali memperkuat tim setelah mendapatkan waktu istirahat. Kehadiran kedua pemain itu berpotensi menambah kekuatan lini pertahanan Persija dalam menghadapi Persik. Namun, keputusan akhir mengenai susunan pemain tetap bergantung pada evaluasi kebugaran dan kebutuhan taktik menjelang pertandingan. Dengan kondisi skuad yang terus dijaga, Persija berupaya mempertahankan momentum kemenangan sekaligus menjaga posisinya di puncak klasemen Super League 2026-2027.